Selasa, 11 November 2014

Membiasakan Anak untuk Rajin Menggosok Gigi

Saat ini banyak anak- anak yang menghiraukan kesehatan gigi mereka. Anak- anak memang sangat menyukai makanan yang manis- manis, contohnya permen, coklat, es krim dan lain- lainnya. Namun saat ini banyak juga anak- anak yang mengalami masalah pada giginya. Banyak anak yang mengalami sakit gigi akibat lubang yang timbul pada giginya. Penyebab terjadinya lubang pada gigi itu salah satunya adalah tidak rajinnya  sang anak dalam menggosok gigi. Menggosok gigi itu wajib, karena itu menyangkut kesehatan gigi kita, gosok gigi setelah makan dan sebelum tidur, anak itu harus di biasakan untuk memperhatikan kesehatan gigi nya.

Selain itu, anak juga harus di biasakan untuk tidak sering mengonsumsi makanan yang manis- manis. Jika anak setiap hari mengonsumsi makanan yang manis- manis , hal ini sangat tidak baik untuk kesehatan gigi sang anak. Selain itu, anak juga harus lebih memperhatikan kesehatan gigi mereka, memang gigi anak – anak itu masih dalam tahap gigi susu, yang artinya suatu hari akan  berganti dengan gigi permanen, meskipun gigi itu tanggal, masih akan tumbuh lagi gigi permanen.

Namun hal ini tidak di jadikan alasan untuk mengabaikan kesehatan gigi anak. Lagi pula sakit gigi itu tidak terhankan, anak- anak akan merasa sangat terganggu dan tidak nyaman bila dia sudah merasakan sakit gigi. Makanan yang dapat merusak gigi selain makanan yang manis juga makanan yang panas, hal ini juga harus kita ajarkan pada anak. Setiap habis makan kita ajarkan anak untuk menggosok gigi nya, setelah itu sebelum tidur pun kita ingatkan lagi, dan jika bisa kita sempatkan untuk menggosok gigi bersama anak kita, jika orang tua nya melakukan hal itu setiap hari secara rajin, maka lama kelamaan anak pun akan mengikuti nya. Ajarkan pula pada anak betapa pentingnya menggosok gigi bagi kesehatan gigi kita, agar tidak terdapat lubang pada gigi, kita harus sering memperhatikan kesehatan gigi kita.

Teliti Saat Membeli Saus Cabai

Siapa sih yang tidak suka dengan makanan yang di bumbui oleh saus cabai ? apalagi jika rasanya itu menjadi pedas manis. Saus cabai memang lebih nikmat bila di konsumsi dengan makanan favorit kita, misalnya dengan tahu goreng, tempura, bakso, mie ayam dan lain- lainnya. Yang menjadikan makanan lebih terasa itu adalah salah satu kelebihan saus cabai. Namun tahukah anda? Saat ini anda harus lebih berhati- hati saat akan membeli saus cabai. Mengapa ? karena ternyata saat ini banyak saus cabai palsu yang di buat secara abal- abal dan tidak higenis untuk kesehatan tubuh kita.

Salah satu nya saus cabai yang sekarang ini di jual dalam kemasan plastik di pasaran. Biasanya saus cabai yang memiliki merek bisa lebih aman ketimbanng dengan saus cabai yang tidak bermerek. Saus cabai yang abal- abal saat ini banyak di buat oleh oknum- oknum tertentu yang ingin meraup keuntungan dari penjualan saus cabai palsu ini.
Dan lagi yang lebih harus di perhatikan ternyata saus cabai abal- abal ini di buat dengan menggunakan cabai yang sudah busuk dan tidak layak untuk di konsumsi lagi, atau bisa di bilang saus abal- abal ini hanya sedikit cabai asli yang masih segar  namun sisanya dicampurkan dengan cabai- cabai yang sudah tidak layak untuk di konsumsi lagi.

Kita harus lebih berhati- hati lagi dalam memilih dan membeli saus cabai. Saus cabai abal abal ini sekarang banyak di jual di pasaran, alangkah lebih baik jika kita membeli saus cabai dengan merek yang sudah terkenal, dan lebih aman jika kita membeli nya di supermarket daripada di toko-  toko kelontong. Di khawatirkan saat ini masih beredar saus cabai abal- abal. Saus cabai yang di buat asal- asalan ini berbahaya untuk kesehatan tubuh kita. Mengonsumsi cabai yang sudah tidak llayak di konsumsi lagi lama kelamaan akan menimbulkan penyakit pada tubuh kita, terutama pada pencernaan kita. Sebelum hal itu terjadi, kita lebih baik mengatasinya dengan lebih teliti saat membeli saus cabai dan pastikan juga untuk kebersihan dan nomor BPOM nya juga harus kita pastikan.

Dampak Buruk Dari Mengonsumsi Makanan Cepat Saji

Makanan saat ini banyak yang di jual secara cepat saji. Hanya butuh waktu 5 menit, makanan itu pun sudah bisa kita konsumsi. Sebenarnya makanan cepat saji ini hanya untuk keadaan darurat dimana kita tidak bisa membeli makanan karena suatu faktor atau hal tertentu. Namun saat ini banyak orang – orang yang sengaja membeli makanan cepat saji dan sering untuk mengonsumsinya. Mengonsumsi makanan cepat saji itu tidak terlalu baik sebab makanan cepat saji tidak baik untuk kesehatan kita.

Makanan cepat saji banyak mengandung lemak jenuh yang tidak baik untuk kesehatan tubuh kita. Selain itu makanan cepat saji yang di jual di restoran juga tidak baik jika dikonsumsi setiap hari. Makanan yang baik untuk kita konsumsi adalah makanan yang fresh yang secara langsung kita masak di rumah dengan bahan- bahan yang mengandung makanan emmpat sehat lima sempurna. Dalam makanan cepat saji biasanya lebih banyak mengandung protein dan juga lemak, seperti nugget, sosis, hamburger dan lain- lainnya. Makanan cepat saji seperti itu tidak baik untuk tubuh kita.

Selain itu sekarang ini banyak penyakit yang ditimbulkan akibat kita salah mengonsumsi makanan. Makanan yang mengandung terlalu banyak lemak dapat membahayakan tubuh kita, makanan yang terlalu manis dan mengandung banyak gula juga tidak baik untuk kesehatan tubuh kita. Makanan cepat saji juga ada yang mengandung pengawet, misalnya mie instan, terlalu sering mengonsumsi makanan yang mengandung pengawet juga tidak baik untuk kesehatan. Lebih baik jika kita mengonsumsi masakan hasil kita sendiri. Bukan berarti makanan cepat saji itu tidak boleh kita konsumsi, hanya saja dalam waktu satu minggu, kita tidak boleh terlalu sering apalagi jika sampai setiap hari kita megonsumsinya.

Makanan cepat saji juga membuat tubuh kita menjadi cepat gemuk dan bila tubuh kita sudah terlalu gemuk, berbagai penyakit karena kegemukan juga bisa timbul. Selain itu mengonsumsi sayuran akan lebih baik untuk tubuh kita daripada mengonsumsi makanan cepat saji.

Memilih Kegiatan Ekskul Yang Sesuai

Di tiap sekolah sekarang ini sudah banyak kegiatan ekskul yang beragam macam dan jenisnya. Kegiatan ekskul ini bertujuan untuk menjadikan siswa dan siswi di sekolah menjadi lebih berprestasi dan dapat menyalurkan hobi sekaligus bakat yang di milikinya saat ini. Beragam jenis ekskul yang di sediakan di sekolah merupakan salah satu fasilitas pembelajaran yang menunjang prestasi anak didik di sekolah. Seiring perkembangan jaman, remaja saat ini banyak yang aktif di berbagai organisasi di sekolah, selain itu banyaknya perlombaan dan olimpiade yang bisa di ikuti para siswa salah satu nya adalah perlombaan olahraga yang bisa di ikuti siswa siswi, menjadikan ekskul olahraga menjadi lebih bermanfaat.

Terkadang masih ada beberapa siswa yang bingung dalam memilih kegiatan ekskul mereka, mereka bingung harus menyalurkan bakatnya kemana karena sering terjadi salah satu kegiatan ekskul favoritnya tidak ada di sekolah barunya. Pergantian dari smp ke sma juga sering mempengaruhi banyaknya siswa yang tidak mengikuti kegiatan ekskul, hal ini dikarenakan ekskul lamanya di smp tidak terdapat di sma nya yang baru, atau ada juga anak yang memang tidak berminat dan malas untuk mengikuti kegiatan ekskul tersebut.

Sekarang ini untuk menjadikan siswa dan siswi lebih memiliki bakat dan kreatif nya, maka kegiatan ekskul ini di wajibkan untuk kelas pertama di tahun pertama sma dan juga smp. Hal ini agar siswa dan siswi yang masih belum menemukan minat dan bakat mereka, dengan salah satu kegiatan ekskul di sekolah, mereka bisa mendapatkannya. Selain itu banyak juga anak yang tadinya tidak tertarik dengan ekskul di sekolah, sekarang ini malah menjuarai banyak perlombaan tingkat kota. Prestasi yang di raih oleh siswa tersebut dan sekolahnya pun menjadi bermanfaat untuk generasi dan angkatan berikutnya. Untuk menjadikan siswa dan siswi yang mempunyai kreatif dan memiliki bakat yang berguna untuk banyak orang, maka saat ini juga kegiatan untuk menunjang prestasi anak pun semakin dikembangkan. Memilih salah satu kegiatan ekskul di sekolah adalah hal kedua setelah siswa tersebut bersekolah di sekolah mereka.

Minggu, 12 Oktober 2014

Mainan Cerdas untuk anak


Dunia balita adalah masa dimana anak-anak berusai 2-5 tahun yang asik untuk bermain sambil belajar. Seiring dengan bertambahnya usia anak, maka rasa penasaran dan keingintahuannya akan semakin bertambah pula. Untuk itu, anak-anak akan mulai belajar mengenal dan mengeskplor lingkungan sekitarnya lewat bermain.
Meski di usia balita anak belum mengetahui hal-hal yang berarti untuk kehidupannya. Hanya saja sebagai orangtua kita tentu perlu memberikan permainan yang tidak hanya membuat anak terhibur, namun juga sebuah permainan yang dapat membuat anak selalu aktif sehingga tubuhnya tetap sehat, sekaligus poin yang terpenting adalah permainan yang dapat mendidik anak dan membuatnya menjadi cerdas. Ada berbagai macam permainan kreatif yang bisa dilakukan bersama dengan anak-anak baik didalam rumah maupun diluar rumah. Bermain bersama anak akan memberikan dampak yang baik untuk perkembangan mental anak dan melatih kecerdasan emosional anak sebab dapat mempererat ikatan kasih sayang antara orang tua dengan anaknya.
Hanya saja ada beberapa hal yang sebaiknya perlu kita perhatikan dalam bermain dengan anak, teruma anak balita diantaranya perhatikan jenis permaianan anak agar sesuai dengan usianya, perhatikan keamanan permainan yang anda lakukan bersama dengan anak, sesuaikan ukuran permainan yang anda berikan pada anak, perhatikan kebersihan dari peralatan permainan yang anda gunakan dan lain sebagainya.

Nah, berikut ini ada beberapa jenis permainan yang baik bersama dengan balita.

1. Bermain Puzzle Sederhana
Para orangtua sebenarnya tidak perlu seringkali membelikan puzzle terlalu mahal untuk anak. Hanya saja terkadang anak-anak mudah bosan diberikan puzzle yang sama berulangkali. Sebenarnya, puzzle buatan sendiri yang sederhana pun bisa menyenangkan untuk anak, apalagi jika anak terlibat dalam pembuatan puzzle tersebut. Untuk membuat puzzle sederhana orangtua bisa membuatnya dari gambar yang digunting dari majalah atau internet dengan gambar yang beragam kemudian ditempel di kertas karton. Anda bisa menggunting kertas karton tersebut menjadi beberapa bagian besar dan ajarkan anak untuk menyatukan puzzle-puzzle sederhana seperti demikian. Hal ini akan menguji kecerdasan anak dalam menyatukan bagian-bagian hilang agar menjadi satu komponen.
2. Menebak Benda Dalam Kantong
Untuk melakukan permainan ini anda akan membutuhkan beberapa hal seperti kantong yang tidak tembus pandang dan benda-benda atau mainan anak-anak seperti mobil-mobilan, motor-motoran, gantungan kunci, penggaris, pensil dan sebagainya dimana benda-benda ini nantinya akan dimasukan pada kantong tersebut. Cara bermainnya anda bisa mengacak kantong-kantong tersebut dan meminta anak untuk menutup matanya, kemudian menebak apa yang ada dalam kantong tersebut dengan menginzinkan anak untuk meraba dan memegang benda tersebut kemudian menebaknya. Permainan ini akan dapat merangsang motorik halus anak melalui kegiatan meraba benda dan melatih indera penciuman anak.
3. Menggambar dan Mewarnai
Alat yang dibutuhkan untuk permaianan ini hanyalah buku gambar, pensil dan pensil warna. Selanjutnya anda bisa meminta anak untuk menggambar dan mewarnai sebuah objek pada si anak dan biarkan mereka bereksplorasi dengan apa yang mereka lihat. Walaupun gambar yang dibuat anak tidak akan digambar terlau bagus, namun hal yang terpenting adalah usaha anak untuk mencoba. Berikan pujian setelah anak mencoba menggambar hasil karyanya dan buatlah pajangan gambar yang ia buat dikamarnya dengan demikian anak akan merasa dihargai dan bersemangat melakukan hal tersebut.
Itulah dia beberapa jenis permaian yang baik dilakukan bersama dengan balita. Jenis permainan diatas bukan hanya membuat anak merasa terhibur namun juga mampu mengasah kemampuan dan kecerdasan anak.

Tips mengajarkan anak gosok gigi


Kebiasaan menggosok gigi adalah kebiasaan sehat yang perlu dilakukan anak untuk menjaga kebersihan mulut dan giginya. Apalagi jika usia anak semakin bertambah dan anak sudah mulai mengkonsumsi berbagai jenis makanan, seperti diantaranya makanan manis, jus, coklat, permen, snack dan lain sebagainya. Makanan manis yang dikonsumsi si kecil akan dapat merusak kesehatan gigi si kecil dan dapat menimbulkan masalah gigi berlubang, gigi keropos berwarna hitam hingga bau mulut yang tidak sedap. Untuk itulah, penting sekali untuk setiap orangtua agar mengajarkan gosok gigi secara teratur pada anak.
Menggosok gigi sebenarnya adalah kegiatan yang menyenangkan. Namun menggosok gigi bukan hal yang mudah karena membutuhkan tekhnik tertentu agar gigi terlihat sehat dan kuat. Menyikat gigi merupakan kebiasaan yang sebaiknya dilakukan sejak dini. Jika memang telah terbiasa, maka faktanya tidak akan banyak orang yang mengeluhkan gigi mereka bermasalah.
Masalahnya, mengajarkan anak untuk menggosok gigi bukanlah hal yang mudah. Anda harus pandai dalam memanfaatkan kesempatan agar anak mulai merawat kesehatan gigi mereka. Hanya saja pada intinya kesabaran yang akan sangat dibutuhkan dalam mengajarkan gosok gigi pada anak.

Nah, berikut ini ada beberapa cara untuk mengajarkan anak menggosok giginya.

1. Ajarkan Sejak Usia Dini
Membiasakan menggosok gigi pada anak akan lebih mudah jika anda melakukannya sejak usia dini. Anda bisa melakukannya sejak anak masih bayi ketika anak belum memiliki gigi. Anda bisa mulai membasuh gusi-gusi lembutnya dengan tisu basah atau kain lembut setelah anak selesai menyusu atau makan. Diusia ini anak belum diperkenankan untuk menggunakan pasta gigi. Nah, setelah anak berusia dua tahun atau baru anda bisa mulai memberikan pasta gigi dan mengajarkan secara rutin pentingnya menggosok gigi.
2. Biarkan Anak Memilih Sikat Gigi dan Pasta Giginya Sendiri
Agar minat anak semakin besar untuk mau menggosok gigi maka biarkan mereka menetukan pasta gigi dan sikat gigi seperti apa yang mereka inginkan. Saat ini sikat gigi dengan bentuk dan warna-warna cantik banyak tersedia di supermarket, ajaklah anak untuk memilih salah satunya yang mereka inginkan. Dengan demikian mereka akan lebih bersemangat untuk menggosok gigi.
3. Buat Acara Menggosok Gigi Menjadi Acara yang Menyenangkan Untuk Anak
Jelaskan pada anak pentingnya menggosok gigi untuk membasmi 'monster, bakteri atau kumpulan plak yang bersarang pada gigi yang dapat mengakibatkan kerusakan gigi. Untuk membuat hal ini menjadi lebih menarik, anda bisa memberikan cerita-cerita menarik seputar gigi atau menggambar betuk gigi yang dirusak oleh 'monster' (bakteri) jika tidak dibersihkan. Dengan begini anak akan tertarik untuk menggosok gigi dan merawat kebersihan giginya.
4. Menggosok Gigi Bersama
Mengajarkan anak untuk menggosok gigi tidak cukup hanya dengan teori, anak juga perlu mengetahui jika orangtuanya melakukan hal yang sama untuk merawat giginya. Untuk itu, tidak ada salahnya jika anda membarengi anak ketika gosok gigi. Saat menyikat gigi bersama, orangtua bisa mengevaluasi sedikit tentang cara menggosok gigi yang benar agar nantinya anak terbiasa untuk menggosok gigi dengan tepat.
Nah, itulah dia beberapa cara mengajarkan kebiasaan menggosok gigi pada anak sejak usia dini. Gigi yang sehat, kuat dan bersih akan membuat anak terhindar dari masalah gigi.

Perilaku Negatif Orangtua yang bisa ditiru anak


Banyak pepatah yang mengatakan bahwa anak lahir bagaikan sebuah wadah yang kosong yang dapat diisi oleh apapun, sehingga anak akan terbentuk menjadi pribadi yang sesuai dengan isiannya. Setiap orang tua tentu mengharapkan bahwa anaknya kelak akan menjadi pribadi yang baik yang berguna bagi banyak orang. Jika memang menginginkan demikian, maka orang tua harus dapat mengisi 'wadah kosong' tersebut dengan isian yang baik. Hanya saja banyak orang tua yang tanpa mereka sadari bahwa mereka telah mengisi 'wadah kosong' tersebut dengan isian yang tidak baik.
Perilaku negatif yang dilakukan oleh orang tua yang tanpa mereka sadari hal ini akan ditiru oleh anak-anak mereka. Anak-anak adalah makhluk tuhan yang polos dan belum mengetahui apapun, sehingga apa yang terjadi dilingkungannya mereka anggap sebagai pelajaran yang akan diserapnya, termasuk dengan perilaku negatif yang seringkali dipertontonkan oleh orang tuanya.

Nah, berikut ini daftar sikap negatif yang dilakukan orang tua yang berpotensi ditiru oleh si anak.

1. Bertengkar Dihadapan Anak
Serigkali para orangtua secara tidak sadar menunjukan pertengkaran didepan anak-anaknya. Hal ini dilakukan secara spontan akibat emosi yang tak bisa ditahan, sehingga pertengkaran terjadi begitu saja didepan anak. Bersitegang dan ribut dengan pasangan didepan si anak seharusnya tidak terjadi. Sebab hal seperti ini akan berpengaruh buruk untuk si anak. Bisa jadi cara pandang anak dalam menyelesaikan sebuah masalah dengan orang lain menjadi salah. Bisa jadi si kecil beranggapan bahwa menyelesaikan masalah haruslah dengan cara ribut dan kekerasan bukannya dengan cara bermusyawarah dan berkumpul. Sebaliknya, usahakan ketika emosi anda meledak, ajak pasangan ke dalam kamar atau ke tempat yang tidak sedang didiami anak dan selesaikan masalah dengan hati dan pikiran yang tenang. Selain itu, berikan pengertian pada sikecil bahwa bermusyawarah dengan hati dan pikiran yang jernih adalah solusi tepat dalam menyelesaikan masalah.
2. Ucapan Kasar
Diusianya yang masih begitu muda anak cenderung belum memiliki kemampuan untuk menyaring dan membedakan mana hal baik yang boleh dilakukan dan mana hal buruk yang tidak boleh dilakukan. Sehingga ketika anak sering mendengar ucapan-ucapan kasar dengan sengaja atau tidak sengaja mereka akan meniru perkataan tersebut dan melontarkannya sesuka hati mereka. Untuk itu, perhatikan dengan seksama jangan biarkan anak anda mengeluarkan kata-kata yang tidak semestinya ia katakan sebab sekali mereka mendengar, maka seterusnya kata ini akan ada dibenaknya.
3. Tidak Konsisten Dalam Menegakan Peraturan
Bagi para orangtua memberlakukan peraturan untuk putra-putriya dalam rumah dianggap sebagai cara yang paling tapat. Namun, sekedar tepat saja tidak cukup, kekonsistenan orang tua dalam menegakan peraturan adalah hal penting yang harus dilakukan. Sebab hal ini akan menegaskan bahwa segala aktivitas anak akan dibatasi dalam sebuah peraturan. Ketika anda tidak konsisten dan merubah-rubah peraturan yang telah anda buat, maka hal ini akan membuat anak menjadi bingung dan menjadikan setiap peraturan tidak pasti. Akhirnya hal ini akan melahirkan pribadi anak yang labil, ragu dan takut untuk mengambil keputusan. Oleh karena itu, berlakukan satu atau beberapa aturan, tak perlu banyak-banyak. Sebab hal yang terpenting dalam menegakan sebuah peraturan adalah ketegasan dan konsisten.
Nah, itulah dia beberapa poin penting mengenai hal yang sebaiknya anda perhatikan dalam segala hal yang anda lakukan agar tidak ditiru oleh anak-anak