Minggu, 12 Oktober 2014

Perilaku Negatif Orangtua yang bisa ditiru anak


Banyak pepatah yang mengatakan bahwa anak lahir bagaikan sebuah wadah yang kosong yang dapat diisi oleh apapun, sehingga anak akan terbentuk menjadi pribadi yang sesuai dengan isiannya. Setiap orang tua tentu mengharapkan bahwa anaknya kelak akan menjadi pribadi yang baik yang berguna bagi banyak orang. Jika memang menginginkan demikian, maka orang tua harus dapat mengisi 'wadah kosong' tersebut dengan isian yang baik. Hanya saja banyak orang tua yang tanpa mereka sadari bahwa mereka telah mengisi 'wadah kosong' tersebut dengan isian yang tidak baik.
Perilaku negatif yang dilakukan oleh orang tua yang tanpa mereka sadari hal ini akan ditiru oleh anak-anak mereka. Anak-anak adalah makhluk tuhan yang polos dan belum mengetahui apapun, sehingga apa yang terjadi dilingkungannya mereka anggap sebagai pelajaran yang akan diserapnya, termasuk dengan perilaku negatif yang seringkali dipertontonkan oleh orang tuanya.

Nah, berikut ini daftar sikap negatif yang dilakukan orang tua yang berpotensi ditiru oleh si anak.

1. Bertengkar Dihadapan Anak
Serigkali para orangtua secara tidak sadar menunjukan pertengkaran didepan anak-anaknya. Hal ini dilakukan secara spontan akibat emosi yang tak bisa ditahan, sehingga pertengkaran terjadi begitu saja didepan anak. Bersitegang dan ribut dengan pasangan didepan si anak seharusnya tidak terjadi. Sebab hal seperti ini akan berpengaruh buruk untuk si anak. Bisa jadi cara pandang anak dalam menyelesaikan sebuah masalah dengan orang lain menjadi salah. Bisa jadi si kecil beranggapan bahwa menyelesaikan masalah haruslah dengan cara ribut dan kekerasan bukannya dengan cara bermusyawarah dan berkumpul. Sebaliknya, usahakan ketika emosi anda meledak, ajak pasangan ke dalam kamar atau ke tempat yang tidak sedang didiami anak dan selesaikan masalah dengan hati dan pikiran yang tenang. Selain itu, berikan pengertian pada sikecil bahwa bermusyawarah dengan hati dan pikiran yang jernih adalah solusi tepat dalam menyelesaikan masalah.
2. Ucapan Kasar
Diusianya yang masih begitu muda anak cenderung belum memiliki kemampuan untuk menyaring dan membedakan mana hal baik yang boleh dilakukan dan mana hal buruk yang tidak boleh dilakukan. Sehingga ketika anak sering mendengar ucapan-ucapan kasar dengan sengaja atau tidak sengaja mereka akan meniru perkataan tersebut dan melontarkannya sesuka hati mereka. Untuk itu, perhatikan dengan seksama jangan biarkan anak anda mengeluarkan kata-kata yang tidak semestinya ia katakan sebab sekali mereka mendengar, maka seterusnya kata ini akan ada dibenaknya.
3. Tidak Konsisten Dalam Menegakan Peraturan
Bagi para orangtua memberlakukan peraturan untuk putra-putriya dalam rumah dianggap sebagai cara yang paling tapat. Namun, sekedar tepat saja tidak cukup, kekonsistenan orang tua dalam menegakan peraturan adalah hal penting yang harus dilakukan. Sebab hal ini akan menegaskan bahwa segala aktivitas anak akan dibatasi dalam sebuah peraturan. Ketika anda tidak konsisten dan merubah-rubah peraturan yang telah anda buat, maka hal ini akan membuat anak menjadi bingung dan menjadikan setiap peraturan tidak pasti. Akhirnya hal ini akan melahirkan pribadi anak yang labil, ragu dan takut untuk mengambil keputusan. Oleh karena itu, berlakukan satu atau beberapa aturan, tak perlu banyak-banyak. Sebab hal yang terpenting dalam menegakan sebuah peraturan adalah ketegasan dan konsisten.
Nah, itulah dia beberapa poin penting mengenai hal yang sebaiknya anda perhatikan dalam segala hal yang anda lakukan agar tidak ditiru oleh anak-anak

Bahaya Kafein bagi kesehatan


Saat ini sepertinya kafein sudah menjadi bagian dari gaya hidup manusia dan bahkan saat ini kafein tengah menjadi kebutuhan untuk beberapa orang. Betapa tidak, senyawa kafein setiap harinya selalu dikonsumsi dan bak kebutuhan pokok, jika tidak mengkonsumsi kafein seseorang akan merasakan hari-harinya kurang lengkap. Kafein yang banyak dikonsumsi oleh banyak orang biasanya datang dalam bentuk minuman atau makanan ringan seperti diantaranya kopi, teh, soda, coklat dan lain sebagainya.
Berbicara mengenai kafein, apa yang anda ketahui mengenai kafein? Umumnya, kita lebih mengenal kafein sebagai bahan stimulan yang mampu membuat seseorang untuk lebih terjaga dan mengusir kantuk saat malam hari, sehingga akhirnya dapat mencegah seseorang untuk tidak tertidur. Itulah mengapa, kafein sering kali dijadikan pilihan untuk seseorang yang memiliki kepentingan dengan jam malamnya. Namun, apakah benar bahwa kafein memiliki efek yang demikian? Terlepas dari semua itu, sebenarnya masih ada banyak efek kafein untuk tubuh yang mungkin sebagian besar dari kita belum mengetahuinya.

Nah, pada kesempatan kali ini, kita akan kupas lebih dalam efek apa sajakah yang akan terjadi pada tubuh ketika kita mengkonsumsi kafein.

1. Kafein Tidak Membuat Anda Bisa Menghindari Rasa Kantuk
Seperti dijelaskan diatas, bahwa kafein lebih dipercaya dapat menghindarkan seseorang dari rasa kantuk dan akhirnya membuat mereka tercegah dari tidur. Namun sebuah penelitian mengungkapkan bahwa kafein tidak memberikan pengaruh berarti bagi tidur seseorang. Hal ini dibuktikan dengan dilakukannya percobaan dimana seseorang diberikan kafein pada minumannya sebelum ia hendak tidur, dan secara mengejutkan didapat hasil bahwa tidak terjadi perubahan secara berarti dengan tidurnya. Dengan demikian, mungkin saja efek kafein yang dirasakan seseorang selama ini merupakan sugesti belaka.
2. Kafein Membuat Seseorang Merasa Lebih Baik
Bagi para penikmat kafein, beberapa gelas kopi akan membuat mereka merasa lebih baik. Namun jika kopi yang dikonsumsi jumlahnya terlalu banyak malah akan membuat mereka merasa tidak lebih baik. Dosis yang sedang adalah kuncinya, jika kafein yang anda konsumsi ingin membuat anda merasa lebih baik. Lantas seberapa sedang jumlah kafein tersebut? semua ini bergantung pada seberapa banyak kebiasaan anda meminumnya, juga tergantung dari gen anda yang menentukan seberapa besar tubuh anda mampu menampung dosis kafein. Jika anda adalah seorang penikmat kafein, maka ukuran sedang untuk anda akan jauh lebih besar dibandingkan dengan kerabat anda yang orangtuanya bukanlah penikmat kafein.
3. Kafein Dapat Mempengaruhi Sistem Saraf
Terlalu banyak mengkonsumsi kafein akan memberikan dampak yang cukup ekstrim terhadap jaringan saraf salah satunya adalah tangan yang terus bergetar, merasa pusing mual dan merasa cemas. Parahnya, kondisi ini akan anda rasakan sepanjang hari.
4. Kafein Memicu Peningkatan Stres
Kafein dapat memicu pengeluaran hormon-hormon stress- cortisol (adrenalin) dari kelenjar-kelenjar adrenal yang dapat pula meningkat level kecemasan seseorang dan membuatnya mengalami beberapa gangguan seperti emosi yang mudah meledak, insomnia dan penurunan imunitas. Terus-menerus menstimulasi kelenjar adrenal akhirnya akan dapat mengarah pada keletihan adrenal yang akan membuat seseorang menjadi rentan dan riskan terhadap berbagai serangan penyakit.
Demikianlah beberapa pengaruh kafein untuk tubuh manusia. Ternyata masih ada banya hal yang selama orang keliru berpikiran mengenai kafein, nah dengan artikel ini semoga dapat menambah pengetahuan anda dan menjadi berguna.

Makanan untuk ibu hamil


Selamat atas kehamilannya, seringkali pada usia kehamilan yang masih muda anda menebak-nebak pantangan dan keharusan mengkonsumsi jenis makanan. Hal ini tentu saja tujuannya baik untuk dapat menjaga kesehatan dan perkembangan janin anda. Asupan makanan yang sehat sangat diperlukan oleh ibu hamil dikarenakan pada usia ini rentan mengalami keguguran. Selain itu gangguan yang seringkali terjadi pada ibu hamil di trimester pertama adalah mual, muntah hingga kehilangan nafsu makan. Padahal pada usia kehamilan trimester pertama sangat penting untuk memenuhi asupan vitamin dan mineral sehingga dapat berkembang dengan baik.
Lantas bagaimana makanan yang sehat untuk ibu hamil muda? Pada ibu hamil muda bukan berarti harus mengkonsumsi makanan dengan porsi yang lebih banyak akan tetapi memperhatikan kualitas dari makanan yang anda konsumsi. Pengaturan makanan yang anda konsumsi harus tepat sasaran yaitu disesuaikan dengan perkembangan usia kehamilan, kebutuhan dan perkembangan janin.Terlebih bagi awal kehamilan dimana perubahan hormonal dapat meningkatkan sensitivitas yang mempengaruhi ibu hamil muda.

Berikut adalah beberapa panduan makanan yang dapat anda lakukan ketika sedang hamil muda :

1. Sereal
Pada pagi hari seringkali menjadi masalah bagi ibu hamil untuk mengkonsumsi makanan. Sehingga anda dapat mengatasi gangguan mual, muntah dan kehilangan nafsu makan dengan mengkonsumsi sereal. Sereal selain memiliki variasi rasa yang dapat disesuaikan dengan anda juga mengandung aneka mineral, vitamin B, karbohidrat, kalsium yang disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi janin. Kandungan dari gandum utuh dapat mengandung energi dan serat yang disesuikan dengan kebutuhan ibu hamil.
2. Produk susu
Kandungan yang terdapat di dalam susu dapat membantu anda dalam mendukung pertumbuhan jaringan baru pada bayi, memperbaiki jaringan yang rusak dan pembentukan otot dan juga transportasi oksigen ke janin. Dengan terpenuhinya kebutuhan protein dan mineral maka dapat menunjang perkembangan dan pertumbuhan bayi. Pilihan susu kedelai dapat menjadi alternatif anda yang mempunyai kecukupan vitamin D dan rasa yang berbeda juga tambahan manfaat bagi ibu hamil.
3. Buah dan Sayur
Pada kehamilan trimester pertama kandungan vitamin C dari jus jeruk dibutuhkan untuk menambah kekebalan tubuh dan memerangi infeksi. Selain itu kandungan dari asupan makanan yang kaya akan kandungan zat besi dapat mencegah dari anemia. Lengkapi pula dengan tambahan sayuran yang mengandung zat besi yang didapat dari sayuran hijau dan mampu meningkatkan hemoglobin ke sel-sel tubuh dan memberikan energi.
4. Ikan
Makanan yang mengandung protein dan asam lemak omega 3 dapat membantu pembentukan otak janin meskipun demikian anda harus berhati-hati karena kandungan merkuri pada jenis ikan tertentu akan menggangu perkembangan janin. Hindari pula mengkonsumsi ikan yang mentah karena dapat meningkatkan kadar lemakk jenuh di dalam tubuh.
5. Kacang-kacangan
Tambahkan pula makanan jenis kacang-kacangan yang diperlukan dalam pengembangan sistem saraf pada bayi misalnya kacang hijau yang akan kandungan asam folat dan vitamin B. Selain itu kacang-kacangan berguna bagi energi dan kekebalan tubuh ibu hamil muda.
6. Air dan Vitamin
Kandungan air dan vitamin penting untuk diperhatikan. Bagi ibu hamil yang seringkali mengalami mual maka anda dapat mengkonsumsi lebih banyak air putih yang dicampurkan dengan sari buah tanpa tambahan gula.
Penting untuk menambah vitamin yang mendukung masa kehamilan apalagi diusia kehamilan muda. Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu pada bidan atau dokter untuk mendapatkan vitamin yang sesuai dengan kebutuhan kandungan anda.

Adapun contoh panduan makanan yang dapat anda gunakan pada kehamilan trimester pertama adalah sebagai berikut :

Sarapan.
  1. Jus Buah
  2. Nasi Goreng
  3. Telur mata sapi
  4. Susu / susu khusus kehamilan
Makan siang.
  1. Nasi
  2. Sayur Bening
  3. Ikan bumbu kuning
  4. Tempe goreng
  5. Buah Jeruk
Makan Malam.
  1. Nasi
  2. Bistik
  3. Bakwan Jagung
  4. Selada Buah
  5. Susu (menjelang tidur)

Peran utama orangtua dalam mendidik anaknya

Orang tua seharusnya memahami bahwa merekalah sebagai penanggung jawab utama dalam pendidikan putra-putrinya. Dan secara umum, berhasil tidaknya pendidikan seorang anak biasanya dihubungkan dengan perkembangan pribadi orang tuanya dan baik tidaknya hubungan, komunikasi dan role model dalam keluarga.
Dewasa ini banyak orang tua memutuskan untuk memberikan sistim pendidikan home-schooling bagi anak-anaknya. Tetapi tidak semua orang tua mempunyai cukup waktu, keahlian dan kesabaran untuk memberikan sistim pendidikan ini kepada anaknya. Juga perlu diwaspadai apakah anak akan berkembang secara utuh, terutama dari aspek sosial, dan emosional, karena mereka hanya berhubungan dengan orang-tuanya saja.
Di kota-kota besar dengan menjamurnya sekolah-sekolah internasional ataupun nasional plus, banyak orang tua berpandangan bahwa apabila mereka mengirimkan putra-putrinya ke sekolah yang bergengsi atau sekolah favorit, mereka tidak perlu berurusan lagi tentang pendidikan anaknya. Mereka berpendapat, tugas mereka adalah membayar uang sekolah, urusan pendidikan urusan sekolah.
Juga ada pandangan umum bahwa apabila anak mereka sudah menginjak remaja, orang tua tidak perlu mengawasi terlalu dalam tentang pendidikan putra-putrinya, semua diserahkan kepada sekolah. Kecenderungan ini dapat dilihat apabila ada pertemuan orang tua, seminar oang tua, maupun performance anak-anak, orang tua yang anaknya masih kecil biasanya lebih menyempatkan waktu untuk hadir, daripada mereka yang mempunyai anak remaja. Pandangan yang salah ini harus segera dibenahi karena akan membawa dampak yang sangat negatif kepada anak.
Pendidikan yang kaya tercipta secara optimal melalui kolaborasi dari orang tua dan guru, sehingga tercipta harmoni yang sempurna antara rumah dan sekolah. Ini merupakan suatu proses yang dapat membantu anak-anak untuk mengenal diri mereka sendiri dan komunitas di mana mereka berada. Hal ini memampukan mereka untuk dapat membuat keputusan yang bebas tetapi bertanggung jawab dalam kehidupan pribadi dan profesionalnya.
Supaya pendidikan menjadi lengkap dan efektif, sistim pendidikan seharusnya tidak hanya mengembangkan aspek intelektual dan fisikal tetapi juga harus mengajarkan nilai-nilai spiritual, moral dan sosial. Di Sekolah Tunas Muda, dengan tm e-ducation systemnya, sistim pendidikan yang seimbang itu digambarkan dengan 5 bintang, yang mencerminkan bahwa dengan kolaborasi dengan orang tua, guru dan komunitas sekitar, dan melalui pendidikan rohani, pendidikan moral dan pendidikan akademis yang saling melengkapi, dan dengan kepercayaan bahwa setiap anak adalah unik, mereka berhak berkembang dalam semua aspek kehidupannya, dan menjadi terbaik menurut talenta masing-masing, diharapkan dapat terbentuk individu-individu yang utuh dan seimbang, siap untuk menghadapi berbagai tantangan di kehidupan mereka di masa mendatang.
KOLABORASI ORANG TUA-GURU-ANAK
Salah satu aspek utama yang ditawarkan di Sekolah Tunas Muda yang berada di Meruya dan Kedoya, Jakarta Barat ini adalah program CARE yang dibentuk untuk menyediakan wadah yang konkrit dalam menyediakan pendidikan yang menyeluruh dan personal untuk para siswanya. Program CARE ini bertujuan meningkatkan kolaborasi antara rumah-sekolah-komunitas luar melalui diantaranya dengan mengajak orang tua untuk berperan aktif dalam pendidikan putra-putrinya. Para orang tua sebagai partner dalam pendidikan putra-putrinya, diberikan seminar dan workshop untuk orang tua supaya dapat secara efektif menjalankan peran mereka yang vital ini.
Dan yang unik dari program CARE ini adalah sistim Mentoringnya, dimana setiap siswa mendapat mentor pribadi, dimana siswa – mentor – orang tua mengembangkan suasana akrab, untuk memupuk rasa saling percaya untuk menciptakan keharmonisan antara rumah dan sekolah.
PERKEMBANGAN SPIRITUAL ANAK
Dalam bidang spiritual, peran orang tua sangat vital. Taat beragama atau tidaknya seorang anak banyak dipengaruhi oleh contoh dan cara orang tua mereka menjalankan ibadahnya. Orang tua tidak dapat menyerahkan pendidikan agama ke sekolah, walaupun sekolah tersebut berbasis agama. Di dunai modern ini banyak sekolah yang tidak berbasis agama, dimana pelajaran agama diberikan menurut kepercayaan masing-masing. Komunitas sekolah yang beragam ini mempunyai nilai positif karena komunitas seperti ini mencerminkan keadaan di masyarakat global pada saat ini dimana anak-anak kita tidak mungkin hanya bergaul dengan orang-orang yang satu iman saja, anak-anak diajarkan untuk terbiasa bersikap toleran dan hormat terhadap agama lain, sehingga mereka dapat berperan dalam terciptanya perdamaian dunia.
PERKEMBANGAN KARAKTER ANAK
Pembentukan karakter anak juga sangat dipengaruhi oleh karakter, perilaku bahkan kata-kata yang biasa diucapkan oleh orang tua. Banyak anak yang merasa kurang percaya diri, atau terlalu percaya diri karena kesalahan pola asuh orang tua, Banyak anak yang menjadi kurban pelecehan dari orang tuanya secara fisik, tetapi tanpa disadari banyak dari kita sebagai orang tua melukai anak dengan kata-kata kita, yang juga dapat ‘membunuh’ anak kita. Kata-kata sederhana seperti ‘anak bodoh’, anak sial’, ‘anak malas’, ‘anak nakal’, ‘si buruk rupa’, ‘kamu tidak sepintar kakakmu’, dapat meninggalkan luka yang sangat dalam di diri anak-anak, yang nantinya akan sangat berpengaruh dalam perkembangan karakternya.
Peran penting orang tua dalam perkembangan mental dan emosi anak perlu diimbangi dengan peran sekolah dalam pendidikan karakter anak. Salah satu program pendidikan yang sangat kuat mengarahkan anak dalam pembentukan karakternya adalah program International Baccalaureate, dimana program ini memfokuskan pembentukan setiap individu secara utuh dan seimbang, dengan sederetan karakter yang menjadi tujuan tercapainya program pendidikan ini, yang biasa disebut ‘Learner Profile’, setiap anak diharapkan dapat mengembangkan sikap yang bertanggung jawab, penuh empati, berintegritas, berprinsip, dan sikap-sikap lain yang menyiapkan mereka sebagai inidividu yang sukses sebagai masyarakat global.
PERKEMBANGAN AKADEMIS ANAK
Diantara perkembangan spiritual, emosi, mental, dan akademis, bidang ini adalah bidang dimana sekolah mempunyai andil yang lebih besar dari orang tua. Oleh karena itu perlu dicermati program akademis sekolah yang menjadi tujuan orang tua bagi putra-putrinya. Sekali lagi kita sebagai orang tua perlu menanyakan kepada diri kita sendiri, apakah kita ingin anak kita menjadi seorang individu yang berkembang secara utuh dan seimbang, atau kita ingin anak kita menjadi juara olimpiade sains, atau yang penting anak kita bisa berbahasa mandarin dan inggris dengan cas cis cus sehingga membuat bangga para orang tua, terutama para ibu, apabila membawa putra-putrinya ke mal-mal, tanpa menyadari bahwa seorang anak tidak akan mempunyai identitas diri yang kuat, seperti sebuah pohon yang tidak mempunyai akar kuat, apabila tidak bersandar pada budayanya, termasuk bahasa ibunya.
Dalam program International Baccalaureate yang selama lebih dari 40 tahun ini telah mendapat reputasi baik untuk standar akademiknya yang tinggi, dan lulusannya diterima di universitas-universitas ternama di dunia, walaupun program ini mewajibkan setiap anak harus minimal fasih dalam dua bahasa, tetapi program ini menekankan bahwa setiap siswanya harus mempelajari bahasa ibu mereka dahulu, sebelum mempelajari bahasa kedua yang menjadi pilihan mereka. Hal ini dilandasi oleh filosofi pendidikan yang benar bahwa untuk menyiapkan anak-anak kita untuk menemukan identitasnya dan mampu menjadi anggota masyarakat global yang sukses, anak kita harus mempunyai landasan budaya yang kuat.
Progam IB yang diajarkan di 2,740 IB World School, di 138 negara yang menyebar di seluruh dunia, yang membina 755.000 siswa ini juga tidak hanya bertujuan untuk membentuk pelajar yang berkembang hanya secara akademis, tetapi berfokus untuk mengembangkan sederetan profil/ karakter, yang disebut learner profile, bahwa diharapkan siswa lulusan IB adalah siswa yang berkembang sebagai individu yang seimbang dan utuh.
Hal ini sesuai dengan misi IB, yaitu untuk mengembangkan generasi muda yang berpengetahuan, penuh rasa ingin tahu, dan berbelas kasih, yang membantu terciptanya dunia yang lebih baik dan damai, melalui pemahaman dan rasa hormat antar bangsa dan budaya.
ANAK KITA ADALAH CIPTAAN TUHAN YANG UNIK
Sebagai orang tua harus sadar dan menerima bahwa setiap anak kita unik, anak pertama, berbeda dengan anak kedua. Bahkan saudara kembarpun berbeda. Oleh karena itu, sebagai orang tua juga harus menyadari bahwa mungkin anak pertama kita unggul di matematika, tetapi anak kedua kita sangat lemah dimatematika. Tetapi apakah berarti anak kedua kita bodoh? Pasti anak tersebut mempunyai talenta di bidang lain, yang tidak dimilik kakaknya. Adalah tugas kita sebagai orang tua untuk membantu masing-masing anak kita untuk menemukan keunggulannya, tanpa membanding-bandingkan dengan saudara kandungnya, apalagi dengan anak teman kita, atau dengan teman mereka.
Sebagai orang tua kita perlu dengan cermat meneliti bagaimana sebuah sekolah memperlakukan setiap anak, apakah sekolah tersebut menempa semua anak dengan tujuan menjadi juara Olympiade matematika, padahal anak kita berbakat dalam bidang bahasa atau ilmu sosial misalnya. Apa yang terjadi? Anak kita akan merasa gagal dan bodoh karena dalam pandangan guru, mungkin juga kita sebagai orang tua, dan anak itu sendiri, bahwa karena dia lemah dalam bidang matematika, dirinya adalah anak bodoh. Hal ini akan berdampak negatif, bahkan mungkin merusak masa depannya. Padahal kalau kita pikirkan dengan hati-hati berapa anak yang akan menjadi juara Olympiade matematika diantar ratusan bahkan ribuan anak. Dan kalaupun anak kita juara Olympiade matematika, apakah masa depan anak kita akan terjamin?. Masa depan setiap anak adalah masa depan yang cerah, apabila kita sebagai orang tua bijaksana dalam mengarahkan mereka, termasuk memilihkan sekolah yang tepat bagi mereka.
Di Sekolah Tunas Muda, setiap individu adalah sebuah “Shinning star – Bintang yang Bersinar”; manusia yang unik dan istimewa dengan kemampuan untuk mengembangkan seluruh potensi yang dimilikinya, untuk menjadi yang terbaik menurut talenta masing-masing.
Sistim pendidikan dan lingkungan sekolah yang mengayomi dapat memacu keinginan dalam setiap anak untuk mengembangkan rasa bangga pada diri mereka untuk selalu berusaha mencapai kemampuan terbaik mereka sebagai seorang yang seimbang dan berkembang secara utuh, untuk mengembangkan kualitas dan keterampilan yang diperlukan sebagai pembelajar sejati dan sebagai bagian dari masyarakat global.

Keajaiban Lebah Madu

Dan Rabbmu mewahyukan kepada lebah: Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia. (QS. An-Nahl, 16:68)
Lebah madu membuat tempat penyimpanan madu dengan bentuk heksagonal. Sebuah bentuk penyimpanan yang paling efektif dibandingkan dengan bentuk geometris lain. Lebah menggunakan bentuk yang memungkinkan mereka menyimpan madu dalam jumlah maksimal dengan menggunakan material yang paling sedikit. Para ahli matematika merasa kagum ketika mengetahui perhitungan lebah yang sangat cermat. Aspek lain yang mengagumkan adalah cara komunikasi antar lebah yang sulit untuk dipercaya. Setelah menemukan sumber makanan, lebah pemadu yang bertugas mencari bunga untuk pembuatan madu terbang lurus ke sarangnya. Ia memberitahukan kepada lebah-lebah yang lain arah sudut dan jarak sumber makanan dari sarang dengan sebuah tarian khusus. Setelah memperhatikan dengan seksama isyarat gerak dalam tarian tersebut, akhirnya lebah-lebah yang lainnya mengetahui posisi sumber makanan tersebut dan mampu menemukannya tanpa kesulitan.
Lebah menggunakan cara yang sangat menarik ketika membangun sarang. Mereka memulai membangun sel-sel tempat penyimpanan madu dari sudut-sudut yang berbeda, seterusnya hingga pada akhirnya mereka bertemu di tengah. Setelah pekerjaan usai, tidak nampak adanya ketidakserasian ataupun tambal sulam pada sel-sel tersebut. Manusia tak mampu membuat perancangan yang sempurna ini tanpa perhitungan geometris yang rumit; akan tetapi lebah melakukannya dengan sangat mudah. Fenomena ini membuktikan bahwa lebah diberi petunjuk melalui “ilham” dari Allah swt sebagaimana firman Allah dalam surat An-Nahl ayat 68 di atas.
Sejak jutaan tahun yang lalu lebah telah menghasilkan madu sepuluh kali lebih banyak dari yang mereka butuhkan. Satu-satunya alasan mengapa binatang yang melakukan segala perhitungan secara terinci ini memproduksi madu secara berlebihan adalah agar manusia dapat memperoleh manfaat dari madu yang mengandung “obat bagi manusia” tersebut. Allah menyatakan tugas lebah ini dalam Al-Qur’an:
Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang memikirkan. (QS. An-Nahl, 16: 69)
Tahukah anda tentang manfaat madu sebagai salah satu sumber makanan yang Allah sediakan untuk manusia melalui serangga yang mungil ini?
Madu tersusun atas beberapa molekul gula seperti glukosa dan fruktosa serta sejumlah mineral seperti magnesium, kalium, potasium, sodium, klorin, sulfur, besi dan fosfat. Madu juga mengandung vitamin B1, B2, C, B6 dan B3 yang komposisinya berubah-ubah sesuai dengan kualitas madu bunga dan serbuk sari yang dikonsumsi lebah. Di samping itu di dalam madu terdapat pula tembaga, yodium dan seng dalam jumlah yang kecil, juga beberapa jenis hormon.
Sebagaimana firman Allah, madu adalah “obat yang menyembuhkan bagi manusia”. Fakta ilmiah ini telah dibenarkan oleh para ilmuwan yang bertemu pada Konferensi Apikultur Sedunia (World Apiculture Conference) yang diselenggarakan pada tanggal 20-26 September 1993 di Cina. Dalam konferensi tersebut didiskusikan pengobatan dengan menggunakan ramuan yang berasal dari madu. Para ilmuwan Amerika mengatakan bahwa madu, royal jelly, serbuk sari dan propolis (getah lebah) dapat mengobati berbagai penyakit. Seorang dokter asal Rumania mengatakan bahwa ia mencoba menggunakan madu untuk mengobati pasien katarak, dan 2002 dari 2094 pasiennya sembuh sama sekali. Para dokter asal Polandia juga mengatakan dalam konferensi tersebut bahwa getah lebah (bee resin) dapat membantu menyembuhkan banyak penyakit seperti bawasir, penyakit kulit, penyakit ginekologis dan berbagai penyakit lainnya.

Tips menyehatkan tubuh dan pikiran dalam waktu singkat

 
Jiwa yang sehat akan menghasilkan energi positif bagi tubuh. Selain itu, berpengaruh pula terhadap sistem imunitas yang sangat penting untuk membentengi tubuh dari berbagai virus penyakit dan radikal bebas. Penyakit yang kita derita temyata bukan semata-mata disebabkan oleh faktor fisik. Faktor psikologis pun bisa menjadi penyebab manusia menderita nyeri otot, sakit pada lambung, hingga sakit kepala. Istilahnya adalah psikosomatis. Kita semua khawatir terhadap masalah kesehatan seperti jantung atau kanker. Namun terkadang, upaya yang kita lakukan untuk menghindarinya justru jauh dari harapan.

Tak perlu berpikir rumit, banyak hal sederhana dan cepat yang dapat Anda lakukan untuk menjaga diri tetap sehat dan rileks. Berikut, cara yang diberikan Third Age untuk meningkatkan kesehatan Anda dalam waktu 1 menit bahkan kurang.
Makan cokelat

Masih merasa bersalah saat mengunyah cokelat? Tak perlu, karena menurut sebuah studi baru-baru ini di Northumbria University, Inggris, cokelat kaya flavanols yang membantu meningkatkan aliran darah ke otak. Cokelat juga kaya flavonoid yang membantu tubuh memerbaiki kerusakan yang ada dan melawan racun, meningkatkan memori, melawan kelelahan, dan membantu tubuh dalam tugas-tugas yang menantang mental.

Dengarkan musik

Lain kali Anda menemukan diri dalam situasi penuh tekanan, pasang headphone untuk mendengarkan lagu favorit. Menurut sebuah studi terbaru di Cleveland Clinic, musik dapat menurunkan tekanan darah dan tingkat stres.

Tertawa

Ketika stres datang, tertawa benar-benar obat terbaik. Tawa mampu untuk meningkatkan energi, mengurangi rasa sakit, meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, dan meredakan ketegangan. "Dapatkan screen saver yang konyol. Sewa film yang lucu ketika Anda tiba di rumah. Berhenti memikirkan hal-hal yang terlalu serius!," kata Alice Domar Ph.D., direktur Mind/Body Center for Women's Health di Beth Israel Deaconess Medical Center.

Brisk walking dengan hewan peliharaan

Sahabat terbaik manusia lebih dari sekadar pendamping hidupnya hari ini, tapi juga hewan peliharaan. “Brisk walking atau jalan cepat di sekitar blok rumah Anda adalah bentuk olahraga ringan yang bagus untuk kaki, juga meningkatkan serotonin dan dopamine, yakni pemancar saraf yang bersifat menyenangkan dan menenangkan,” tutur Blair Justice PhD, profesor psikologi di University of Texas School of Public Health.

Mengambil nafas dalam

Meningkatkan kesehatan dan kebahagiaan cukup dengan bernafas dalam. Bernafas memberi manfaat perbaikan proses pencernaan, kebugaran, dan kesehatan mental untuk meningkatkan energi dan rileksasi.

Makan sebuah apel

Buah kaya gizi ini adalah aset utama untuk diet apapun. Apel kaya antioksidan, serat, dan flavonoid, apel membantu mendukung kesehatan jantung, dan menjaga kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh Anda tetap terkontrol.

Senyum

Menurut sebuah studi baru-baru ini di Columbia University, senyum mampu melawan stres. Ketika Anda merasa saraf menegang dan perasaan cemas menyerang, luangkan waktu untuk istirahat dan tersenyum. "Jika Anda dapat memperlambat laju pernapasan dan mengubah ekspresi, Anda dapat mengusir stres," jelas Mark Stibich PhD, konsultan di Columbia University.

Mulai hari dengan bunga

Sementara rutinitas sehari-hari dapat menurunkan tingkat energi dan pandangan kita soal hidup bahkan sebelum akhir pekan tiba, penelitian menunjukkan bahwa bunga menjadi jawabannya. Menurut sebuah studi terbaru di Rutgers University, bunga menjanjikan usia panjang, efek positif pada energi dan suasana hati, bahkan dapat mengurangi depresi dan kecemasan. Memandangi warna-warni bunga ataupun mencium aroma semerbaknya tentu menghadirkan perasaan tenang.

Penyebab gigi ngilu serta tips mengobati nya


Sering merasakan ngilu di gigi ketika mengonsumsi minuman panas atau dingin, atau ketika mengonsumsi makanan asam dan manis? Jika ya, berarti Anda menderita gigi sensitif (hipersensitif dentin). Biasanya rasa ngilu yang timbul terasa sangat tajam, singkat dan seringkali tidak terdiagnosis bahkan terabaikan. Tak mengherankan jika 50 persen penduduk Indonesia mengalami masalah gigi sensitif bahkan tanpa mereka sadari.

Masalah gigi sensitif bukanlah insiden yang timbul akibat penyakit gigi, namun terjadi akibat menipisnya enamel, penurunan gusi dan terbukanya dentin (sebuah lapisan di bawah enamel). Nyeri yang berkaitan dengan sensitivitas umumnya terjadi dalam saraf gigi.

“Biasanya masalah gigi sensitif mulai dialami saat usia 20- 50 tahun. Tapi, siapa bisa menduga, penderita gigi sensitif banyak dialami wanita yang menganut hidup bersih,” kata Maria Melisa, Dental Datailing Manager, GSK Consumer Healthcare, saat Media Briefing, Sensodyne Expert Sharing di FKG UI, Jakarta.
Kebanyakan wanita ingin tampil dengan gigi yang bersih dan putih. Sering melakukan bleaching gigi, bahkan menggosok gigi dengan tekanan berlebih. Melisa menambahkan, kebiasaan menggosok gigi dengan tekanan berlebih dapat membuat gusi mengalami iritasi atau gusi menurun dari leher gigi. Akkibatnya, lama kelamaan akar gigi akan terbuka (resesi gingiva), leher gigi berlubang, lapisan email pun akan berkurang ketebalannya sehingga bila minum air dingin, asam/manis atau bahkan tersentuh bulu sikat gigi pun akan terasa ngilu.

Pembentukan lapisan email gigi yang kurang sempurna (ename hypoplasia) dapat pula terjadi pada kasus tertentu. Keadaan ini pun akan menjadikan gigi menjadi sensitif. Selain itu, penumpukan sisa-sisa makanan di daerah pertemuan gigi juga bisa menimbulkan gigi ngilu. Sisa makanan ini menyusup masuk melalui leher gigi dan sulit terjangkau sikat gigi sehingga akan sulit dibersihkan, lama kelamaan penumpukannya akan makin banyak, dan menekan saku gusi makin dalam dari keadaan normal.

Secara garis besar penyebab sensitivitas gigi, antara lain:
1. Penurunan Gusi
2. Buruknya kebersihan gigi dan mulut
3. Bleaching (pemutihan permukaan gigi)
4. Terkikisnya email
5. Penyikatan gigi terlalu kuat
6. Pasien lansia
7. Kebiasaan konsumsi makanan/minuman yang bersifat asam
8. Mulut kering dan produksi air liur sedikit
9.Sering mengalami gigi gerinding saat tidur
10. Infeksi gusi yang terus menerus

“Masalah gigi sensitif bisa diatasi, yakni dengan menggunakan pasta gigi mengandung potassium nitrat and strontium chlorida,” kata Dekan FKG Universitas Indonesia, Drg. Robert Lessang menambahkan.

Tak hanya itu, Robert juga menyarankan, agar tidak lekas menyikat gigi setelah makan. Menyikat gigi setelah makan bisa memicu terjadinya gigi sensitif karena PH di dalam mulut mengalami penurunan. Sehingga ada baiknya menunda menggosok gigi setelah makan atau melakukan sikat gigi 25 menit setelahnya. Saat menggosok gigi gunakan bulu sikat yang lembut tanpa harus menggosok dengan kuat.

“Jika masalah gigi sensitif terus menganggu, lakukan konsultasi dengan dokter agar dilakukan perawatan lebih intensif untuk mengurangi pergerakan cairan dalam tubuli dentin dan menghambat respon ujung-ujung saraf penyebab nyeri,” katanya.
Menggosok gigi setidaknya dua kali sehari sudah menjadi salah satu ritual keseharian kita.“Upacara” itu setidaknya mampu mencegah hadirnya plak, biang keladi sejumlah masalah di mulut.
Banyak orang mengaku telah menggosok gigi setiap hari. Namun, mereka masih saja mengeluh dihantam masalah gigi. Entah giginya berlubang, gusi meradang, gigi berkarang, atau mulut bau naga. Lantas, apanya yang salah? Giginya atau cara menggosoknya?
Berawal dari plak
Sejumlah penelitian menunjukkan, biang kerok penyebab beberapa masalah yang menimpa rongga mulut itu tak tahunya dental plaque atau plak gigi. Berupa lapisan tipis bening yang menempel pada permukaan gigi, terkadang juga ditemukan pada gusi dan lidah. Lapisan itu tidak lain kumpulan sisa makanan, dan biasanya ditemani segelintir bakteri dan sejumlah protein dari air ludah.
Celakanya, plak selalu ngendon di dalam mulut karena bisa terbentuk setiap saat. Ia akan hilang setelah dibersihkan secara mekanik dengan cara menggosok gigi. Akan makin bersih kalau dilanjutkan dengan menggunakan benang gigi.
Bila dibiarkan saja, plak yang menumpuk akan mengalami kalsifikasi, lalu mengeras. Ujung-ujungnya, terbentuklah karang gigi atau calculus yang keras dan melekat erat pada leher gigi. Itulah sebabnya gigi pada bagian itu berwarna kehitaman, kecokelatan, atau kehijauan.
Gangguan yang ditimbulkan oleh karang gigi biasanya lebih parah. Jika dibiarkan menumpuk, karang gigi dapat meresorbsi (menyerap) tulang alveolar penyangga gigi. Akibatnya jelas, gigi menjadi goyang.
Karena tampak oleh mata telanjang dan berhubungan dengan kosmetik, karang gigi lebih sering mencuri perhatian. Sayangnya, kita tidak bisa mengatasinya sendiri. Perlu bantuan dokter gigi untuk menghilangkannya dengan cara scaling. Artinya, ya membuang karang gigi.
Bakteri-bakteri seperti Streptococcus mutans dan Streptococcus sanguine yang pada keadaan normal memang berada di dalam rongga mulut - juga menimbulkan persoalan. Ketika gerombolan bakteri itu bertemu dengan sisa makanan (khususnya yang mengandung gula sukrosa) berikut enzim dari saliva, akan terjadi reaksi fermentasi yang menghasilkan asam. Bila asam itu terus-menerus diproduksi, akan terjadi proses demineralisasi atau pelunakan lapisan email gigi terdekat (email bagian terluar dan terkeras dari gigi). Karena email melunak, timbullah karies atau gigi berlubang.
Kalau menemukan spot (noktah) putih atau kecokelatan pada gigi, itu pertanda awal terjadinya karies. Semakin lama noktah semakin membesar, membentuk sebuah lubang. Biasanya masih belum ada keluhan rasa sakit pada tahap ini. Namun, ketika proses demineralisasi berlanjut sampai ke lapisan gigi berikutnya, yakni dentin, timbullah rasa ngilu saat terkena rangsangan. Terang saja ngilu karena dentin memiliki pori-pori yang berhubungan dengan jaringan saraf gigi.
Plak pada jaringan gusi yang tidak dibersihkan secara teratur juga dapat mengiritasi gusi sehingga gusi menjadi merah, mudah berdarah, dan terkadang membengkak. Ini gejala awal terjadinya gingivitis (radang gusi). Namun, karena terkadang tidak disertai rasa sakit, gejala itu luput dari perhatian dan cenderung dibiarkan saja. Bila radang gusi terus dibiarkan, gigi bisa goyang, dan akhirnya copot sendiri.
Kalau gigi sensitif
* Bisa terjadi, gigi kita tidak berlubang, tetapi ketika menenggak minuman dingin atau panas, mengunyah makanan manis atau asam, tiba-tiba gigi terasa ngilu. Kalau itu yang terjadi, mungkin gigi kita sensitif.
Ada beragam penyebab gigi sering terasa ngilu bila terkena rangsangan suhu atau rasa. Di antaranya karena terjadi abrasi pada leher gigi atau turunnya gusi (retraksi ginggiva) yang menyebabkan akar gigi terbuka. Gigi terabrasi atau gusi turun biasanya akibat tindakan kita sendiri yang kurang tepat. Umpamanya, cara menggosok gigi yang tidak benar atau memakai sikat gigi yang terlalu keras bulunya.
Gigi sensitif bisa pula akibat terkikisnya email gara-gara memakai pasta gigi yang mengandung bahan bersifat terlalu abrasif. Karena email tererosi, dentin menjadi terbuka, tidak terlindung. Akibatnya, gigi menjadi sensitif bila terkena rangsangan.
Usia tua juga bisa menyebabkan gigi sensitif, gara-gara retraksi (penurunan) gusi yang terjadi secara fisiologis. Gigi sensitif bisa pula timbul setelah dilakukan scaling. Pada saat itu akar gigi terekspos, sehingga peka terhadap rangsangan. Namun, pada kasus ini biasanya rasa ngilu akan hilang dengan sendirinya begitu gusi menutup kembali.
Apabila gigi terasa ngilu jika ujung kuku kita menyentuh daerah leher gigi dan di situ terdapat cekungan yang cukup dalam, itu pertanda terjadi abrasi yang sudah cukup dalam. Inilah saatnya untuk berkonsultasi dengan dokter gigi guna perawatan selanjutnya. Namun, jika belum terdapat cekungan, segera saja ganti sikat gigi dengan yang lebih lunak. Selain itu, perbaiki teknik dalam menggosok gigi, dan gunakan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif.
Biasanya, pasta gigi khusus untuk gigi sensitif mengandung sodium monofluorofosfat atau strontium klorida. Menurut penelitian, kedua bahan itu akan membantu menutup pori-pori dentin yang terbuka sehingga melindungi jaringan saraf dari rangsangan suhu maupun rasa. Efeknya baru terasa setelah beberapa saat pemakaian, dan khasiatnya akan berakhir bila pemakaian dihentikan. Maka pemakaian teratur pasta gigi khusus untuk gigi sensitif ini sangat dianjurkan.
Makanan yang bersifat asam, seperti minuman bersoda dan makanan masam, sebaiknya dihindari. Kandungan asam akan turut meningkatkan suasana asam yang akan mengikis bahan pelindung yang menutup pori-pori dentin.
MENGATASI BAU MULUT
* Pernah dengar istilah halitosis? Ya, itulah nama lain bau mulut.
Bau mulut merupakan hasil metabolisme kuman rongga mulut dan sisa-sisa makanan, yang berupa gas yang disebut volatile sulfur compound (VSCs). Gas ini terdiri atas zat hidrogen sulfid, metil mercaptan, dimetil disulfid, dan dimetil sulfid. Zat-zat tersebut selalu dihasilkan dalam proses metabolisme dari bakteri atau flora normal rongga mulut. Jadi VSCs dalam keadaan normal pasti ada pada rongga mulut semua orang.
Namun, dia akan menjadi masalah ketika terjadi peningkatan kadar VSCs di dalam mulut, yakni ketika ada peningkatan aktivitas bakteri anaerob di dalam mulut yang menyebabkan bau dari VSCs ini akan tercium oleh indera penciuman. Peningkatan aktivitas itu bisa karena rendahnya kadar oksigen di dalam rongga mulut yaitu saat produksi saliva atau air liur menurun, bisa juga karena adanya karang gigi atau gigi berlubang (karies).
Cara mengatasinya antara lain:
* Jagalah kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut dengan menggosok gigi dua kali sehari, pagi dan malam sebelum tidur.
* Jangan lupa sikatlah juga lidah Anda, karena permukaan lidah yang tidak rata memungkinkan adanya sisa makanan tersangkut di sana.
* Usahakan sesering mungkin mengonsumsi air putih, tetapi hindari minum kopi karena akan memperparah keadaan.
* Mengunyah permen karet yang sweetless atau yang tidak mengandung gula juga bisa membantu untuk merangsang produksi saliva, terutama bagi mereka yang memiliki saliva kental.
* Mengunjungi dokter gigi Anda. Mungkin ada gigi yang berlubang atau ada karang gigi.